Namaku arya, sekarang aku sedang menjalankan kewajibanku untuk menuntut ilmu di salah satu universitas swasta di kota pelajar.aku ngin mengisahkan perjalanan cintaku, yang sampai saat ini belum tahu kejelasannya, entah aku yang terlalu berharap,atau aku mencintai orang yang salah?,bisa jadi ini adalah cara Allah menyelamatkan aku dari cinta yang salah.
“ hari-hariku seperti layaknya mahasiswa yang lain pada umumnya, menjalani aktivitas dengan berbagai macamya,aku tinggal jauh dari kampus yang jarak tempuhnya yaah!! lumyan lama seh 15 menitan, aku seneng aja tinggal jauh dari kampus, dari pada tinggal dekat kampus pengenya mager (malas gerak)bosan juga kayak tidak ada kesan bagiku..
...................
Aku sebagai Maba (mahasiswa baru) di salah satu universitas swasta di kota budaya, sebagai Maba tidak sah dong, tampa adanya kegiatan ospek,haha ...hahah. di kampus aku pun melaksanakan kegiatan itu bahkan sampai di wajibkan lho! Gimana ndak serem coba?,aku she pengen ndak ikut sebenarnya, tapi karena wajib jadi terpaksa dech,,,
yaa dari pada aku ngulang tahun berikutnya yeaahh mending ikut sekarang .
Dalam keadaan seperti ini aku tetap dilema, antara ikut atau tidak. Yang ku tahu dari temanku, kegiatan seperti itu para Maba di kerjain sama kating. suruh bawa ini lah suruh bawa itu lah, banyak deh pokoknya terus yang ndak matuhi perintah kating akan di permalukan depan umum.
aku hanya termenung duduk di sudut masjid, tiba-tiba dari arah belakng temanku memegang pundak ku.
Hay jon (“jon” adalah panggilan keakraban) diam bae ngopi napa?, sahutnya.
Kenapa ne Diam aja? Cie cie cie calon mahasiswa huy huy.... (sambil ikutan duduk di sampingku)
Aku melihatnya lalu ternsenyum. tampa basa-basi aku langsung curhat,,,
“Zam, aku minta pendapatmu dong aku kudu piye iki ikut ospek apa tidak?,tanyaku
wkwkwkkwkwk a hahahha hahah,
“Ngapain ikut ospek jon itu hanya pembodohan umat”, ,ente di bodoh-bodohin ntar!!,, ndak ada faedahnya!, mending ente ndak usah ikut” saranya.
Sebari dia pergi meninggalkanku degan sejuta pikiran yang berkecamuk dalam diriku.
Aku terdiam tampa kata,seakan-akan aku tersihir oleh kata-katanya.
Nikah aja cepetan tur..
BalasHapuswkwwkwk blajr nulis bosq
BalasHapus