Begitulah perihal perasaan.saat aku memilih jatuh ke hatimu. aku hanya dua pilihan.mengambilnya dan menyatakn.atau membiarkan waktu membuatnya hilang atau bahkan mungkin di ambil orang. oleh karena itu aku tak ingin terlambat.aku memilih mengambilnya dan menyatakan perasaanku terhadap zahra.
Aneh memang she? aku bahkan tidak mengenal dia lebih dekat jalan bareng tak pernah makan bareng tak pernah dan tiba-tiba ingin mengutarankan perasaaku terhadapnya. mungkin kah dia akan menerimaku degan begitu saja??
Di saat malam yang gelap tak di terangi bintang dan bulan, aku yang di bawah atap lagit itu masih berbaring di atas kasur yang empuk namun degan sejuta pikiran yang berkecamuk dalam benakku.
Cinta memang tidak akan langsung membunuhku,tapi cinta dapat membunuhku degan secara perlahan.
yaahh,, Dengan rindu itulah senjata utamanya ia datang secara tiba-tiba degan membalut pisau yang amat tajam dan di saat lengah ia akan siap menusuk hatimu dalam-dalam.
aku tahu aku yang jatuh cinta.bukan dirimu. Aku tidak takut jatuh cinta tapi yang aku takutkan di saat aku jatuh tapi tetap cinta.
aku paham aku yang memiliki persaan terlebih dahulu kepadamu. aku yang diam-diam memperhatikanmu. yang tampa kau sadari (atau bahkan kau sadar tapi justru kau memilih tuk berpura-pura untuk tak sadar) aku sering mencari perhatianmu,aku hanya ingin melakukan suatu lelucon agar kau bisa lirik padaku.
Hanya ingin kau tahu bahwa ada orang yang degan sepenuh hati sedang ingin kau tatap. meski sejujurnya,dengan beradaa saja di sampingmu tampa kau tahu perasaanku itu saja cukup membuat aku bahagia.
Aku suka semangatmu dan aku dukung dan hargai perjuanganmu.
BalasHapusTeruslah berkarya dan teruslah berjuang tuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Masukkan aja.tolong tulisannya di cek kembali Sebelum di share yah.
Seperti peletakan koma, titik, dan kata-katanya juga pernah di susun dengan baik lagi.
Semangat 45😁
Syukron iya atas masukannya."Kita takkan bisa bercermin tampa kaca".semoga aku bisa lebih baik kedepannya
BalasHapus