Langsung ke konten utama

HERBAL 30 DETIK OBAT ANTI GAGAL UNTUK PROSES KEHAMILAN

  HERBAL 30 DETIK   OBAT ANTI GAGAL UNTUK PROSES KEHAMILAN   Herbal 30 detik Bismillahirrahmanirrahim………………. Pencapaian terbesar dalam sebuah rumah tangga adalah KEBAHAGIAAN. Kebahagiaan itu sendiri bergantung pada siapa yang mendefinisikannya sebab Bahagia merupakan sebuah hal yang relatif, ada orang yang mengukur kebahagiaan itu bergantung pada kekayaan dengan memilki rumah yang tingkat-tingkat, uang yang berlipat-lipat, mobil yang serba mengkilat dan istri yang tak kurang dari empat. Dalam syari’at Islam telah menentukan bahwa kadar dari kebahagiaan itu bersumber dari hati yang bersih, jiwa yang hanif dan lisan yang senantiasa terjaga untuk menyakiti orang lain. Dalam kehidupan berumah tangga hal yang paling di nanti-nantikan oleh pasagan adalah kahadiran buah hati yang akan melengakapi kebagiaan itu sendiri. Rumah tangga tanpa ada tangisan seorang bayi seperti rumah kosong dalam keramaian. Anak adalah Sebuah Rezeki dan amanah dari Allah    ...

Kisah Cinta Yang Di Rindu Syurga

 

 

Wanita shalihah adalah seorang wanita yang tahan memegang bara …
Jika datang perintah dari syariat kepada salah seorang mereka, dia taat, terima, dan tunduk. Dia tidak menyanggah, tidak membangkang, ataupun mencari alasan untuk tidak menerimanya.

Perhatikanlah cerita gadis suci nan mulia ini! Cerita tentang seorang pengantin wanita…
Adalah seorang laki-laki dari sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bernama Julaibib. Wajahnya tidak begitu menarik. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menawarinya menikah. Dia berkata (tidak percaya), “Kalau begitu, Anda menganggapku tidak laku?”

Beliau bersabda, “Tetapi kamu di sisi Allah bukan tidak laku.”
Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam senantiasa terus mencari kesempatan untuk menikahkan Julaibib…

Hingga suatu hari, seorang laki-laki dari Anshar datang menawarkan putrinya yang janda kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam agar beliau menikahinya. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadanya, “Ya. Wahai fulan! Nikahkan aku dengan putrimu.”
“Ya, dan sungguh itu suatu kenikmatan, wahai Rasulullah,” katanya riang.

Namun Nabi shallallahu ‘alaihi wasallambersabda kepadanya, “Sesungguhnya aku tidak menginginkannya untuk diriku…”
“Lalu, untuk siapa?” tanyanya.
Beliau menjawab, “Untuk Julaibib…”
Ia terperanjat, “Julaibib, wahai Rasulullah?!! Biarkan aku meminta pendapat ibunya….”

Laki-laki itu pun pulang kepada istrinya seraya berkata, “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melamar putrimu.”
Dia menjawab, “Ya, dan itu suatu kenikmatan…”
“Menjadi istri Rasulullah!” tambahnya girang.
Dia berkata lagi, “Sesungguhnya beliau tidak menginginkannya untuk diri beliau.”
“Lalu, untuk siapa?” tanyanya.
“Beliau menginginkannya untuk Julaibib,” jawabnya.

Dia berkata, “Aku siap memberikan leherku untuk Julaibib… ! Tidak. Demi Allah! Aku tidak akan menikahkan putriku dengan Julaibib. Padahal, kita telah menolak lamaran si fulan dan si fulan…” katanya lagi.

Sang bapak pun sedih karena hal itu, dan ketika hendak beranjak menuju Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, tiba-tiba wanita itu berteriak memanggil ayahnya dari kamarnya, “Siapa yang melamarku kepada kalian?”
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,” jawab keduanya.
Dia berkata, “Apakah kalian akan menolak perintah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam?”
“Bawa aku menuju Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Sungguh, beliau tidak akan menyia-nyiakanku,” lanjutnya.
Sang bapak pun pergi menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, seraya berkata, “Wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, terserah Anda. Nikahkanlah dia dengan Julaibib.”

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pun menikahkannya dengan Julaibib, serta mendoakannya,

اَللّهُمَّ صُبَّ عَلَيْهِمَا الْخَيْرَ صَبًّا  وَلَا تَجْعَلْ عَيْشَهُمَا كَدًّا كَدًّا

“Ya Allah! Limpahkan kepada keduanya kebaikan, dan jangan jadikan kehidupan mereka susah.”

Tidak selang beberapa hari pernikahannya, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam keluar dalam peperangan, dan Julaibib ikut serta bersama beliau. Setelah peperangan usai, dan manusia mulai saling mencari satu sama lain. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepada mereka, “Apakah kalian kehilangan seseorang?” Mereka menjawab, “Kami kehilangan fulan dan fulan…”

Kemudian beliau bertanya lagi, “Apakah kalian kehilangan seseorang?” Mereka menjawab, “Kami kehilangan si fulan dan si fulan…”

Kemudian beliau bertanya lagi, “Apakah kalian kehilangan seseorang?” Mereka menjawab, “Kami kehilangan fulan dan fulan…”
Beliau bersabda, “Akan tetapi aku kehilangan Julaibib.”

Mereka pun mencari dan memeriksanya di antara orang-orang yang terbunuh. Tetapi mereka tidak menemukannya di arena pertempuran. Terakhir, mereka menemukannya di sebuah tempat yang tidak jauh, di sisi tujuh orang dari orang-orang musyrik. Dia telah membunuh mereka, kemudian mereka membunuhnya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berdiri memandangi mayatnya, lalu berkata,”Dia membunuh tujuh orang lalu mereka membunuhnya. Dia membunuh tujuh orang lalu mereka membunuhnya. Dia dari golonganku dan aku dari golongannya.”
Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallammembopongnya di atas kedua lengannya dan memerintahkan mereka agar menggali tanah untuk menguburnya.

Anas bertutur, “Kami pun menggali kubur, sementara Julaibib radhiallahu ‘anhu tidak memiliki alas kecuali kedua lengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, hingga ia digalikan dan diletakkan di liang lahatnya.”
Anas radhiallahu ‘anhu berkata, “Demi Allah! Tidak ada di tengah-tengah orang Anshar yang lebih banyak berinfak daripada istrinya. Kemudian, para tokoh pun berlomba melamarnya setelah Julaibib…”
Benarlah, “Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya serta takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, mereka itu adalah orang-orang yang mendapat kemenangan.” (An-Nur: 52).

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam juga telah bersabda, sebagaimana dalam ash-Shahih, “Setiap umatku akan masuk surga kecuali yang enggan.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah yang engan itu?” Beliau bersabda, “Barangsiapa taat kepadaku, maka ia masuk surga, dan barangsiapa mendurhakaiku berarti ia telah enggan.”
 
Di nukil dari, “90 Kisah Malam Pertama” karya Abdul Muththalib Hamd Utsman, edisi terjemah cet. Pustaka Darul Haq Jakarta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Obat Mujarab Asam Lambung dan Magh Kronis

  Tumbuhan Liar GOLKA di NTB adalah obat Tradisonal Asam Lambung dan Magh Kronis Mujarab Suku mbozo selain memiliki beragam budaya dan adatnya. Suku yang mendiami sebagian besar wilayah kepulauan SAMAWA yaitu di Bima dan Dompu terkenal degan obat-obat Tradisional miliknya yang mampu menyembuhkan penyakit luka luar dan dalam. Contohnya salah satu Tumbuhan liar yang beredar luas di ladang-ladang wilayah Bima dan Dompu masyarakat sekitar menyebutnya dengan “Pohon Golka” dan di kenal dengan nama latin Chromolaena Odorata .                                 Daun Golka untuk Luka dan Penyakit Dalam Rumput liar dengan nama latin  Chromolaena Odorata  merupakan salah satu jenis tumbuhan dari famili  Compositae . Tumbuhan ini sangat liar di wilayah NTB dengan ciri-ciri pohonya berakar tunggal, daunya hijau bergerigil dengan bulu-bulu halus di permukaan daun dan batangnya kuning-kekuningan dan...

Cinta sederhana seorang pemuda Aneh (episode 2)

Pagi itu aku merasa galau mendengar ujaranya, laki-laki yang ku anggap sebagi sahabat terbaikku selain pintar ia seorang hafidz al-Qur’an, ia memiliki muro'ah dan keteladanan yang patut aku contoh yang aku suka dari dia adalah sifat keserdehanaanya aku banyak mengambil ilmu darinya. Sudah satu jam aku melamun sendiri masih memikirkan kata-katanya dan pada akhirnya aku mengambil keputusan untuk mengikuti kegiatan ospek itu dengan berbagai pertimbangan dan alasan yang tepat. Tidak terasa waktu begitu berjalan degan cepat seakan malam pun bosan menyabut pagi,,, Di pagi itu aku sudah bangun lebih awal tuk menyambut hari esok rasanya tak sabar ingin pergi ke kampus hehehhe,. Dengan mengenakan seragam hitam putih, co card di leher dan di lengkapi songkok khas indonesia. percaya atau tidak aku sudah menjadi mahasiswa dan di sinilah awal perjalan hidupku di mulai,,, Hari-hari yang kami begitu sangat cepat,berbagai tantangan kami lewati dengan tangisan bahagia canda tawa masih ...

Cinta Sederhana Seorang Pemuda Aneh (eposode 1)

Namaku arya, sekarang aku sedang menjalankan kewajibanku untuk menuntut ilmu di salah satu universitas swasta di kota pelajar.aku ngin mengisahkan perjalanan cintaku, yang sampai saat ini belum tahu kejelasannya, entah aku yang terlalu berharap,atau aku mencintai orang yang salah?,bisa jadi ini adalah cara Allah menyelamatkan aku dari cinta yang salah. “ hari-hariku seperti layaknya mahasiswa yang lain pada umumnya, menjalani aktivitas dengan berbagai macamya,aku tinggal jauh dari kampus yang jarak tempuhnya yaah!! lumyan lama seh 15 menitan, aku seneng aja tinggal jauh dari kampus, dari pada tinggal dekat kampus pengenya mager (malas gerak)bosan juga kayak tidak ada kesan bagiku.. ................... Aku sebagai Maba (mahasiswa baru) di salah satu universitas swasta di kota budaya, sebagai Maba tidak sah dong, tampa adanya kegiatan ospek,haha ...hahah. di kampus aku pun melaksanakan kegiatan itu bahkan sampai di wajibkan lho! Gimana ndak serem coba?,aku she pengen ndak ikut se...